Petani Panen Seadanya, Produksi Cabai Hiyung Tapin Terkendala Lahan

WARTABANJAR.COM, RANTAU- Lahan pertanian dan perikanan di Kalimantan Selatan (Kalsel) masih belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga permintaan dalam jumlah banyak belum bisa dipenuhi.

Akibatnya, para petani cabai hiyung di Kabupaten Tapin terpaksa memanen lomboknya dengan jumlah seadanya.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel, Endri.

Padahal, menurutnya, sebuah perusahaan ternama Tanah Air siap membeli cabai itu sebanyak satu ton per minggu.

“Sementara ini petani hanya bisa menyuplai 60 kilogram per pekan ke perusahaan itu,” ujarnya, belum lama ini, dikutip dari laman Pemerintah Provinsi Kalsel, Kamis (29/6/2023).

Endri memastikan lahan masih tersedia luas untuk penanaman salah satu cabai terpedas di Indonesia itu, tinggal bagaimana Pemkab Tapin memanfaatkannya.