
Pembasmian tawon menggunakan bahan bakar pertalite, berlanjut sekitar 10 menit kemudian baru menghancurkan sarangnya.
Dikatakan Yudhi, petugas memastikan kondisi sarang benar-benar hancur supaya tawon tidak kembali lagi, kemudian juga memastikan sampai situasi 100 persen aman.
“Kami takut kalau nantinya tawon itu selain berkeliaran di area rumah terus merambat ke tetangga lainnya dan menyengat,” ungkap pemilik rumah, Siti Aminah, dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Banjar, Jumat (23/6/2023). (bjr)
Editor: Yayu













