WARTABANJAR.COM – Penyebab kecelakaan kereta api yang menyebabkan 288 orang tewas di India terungkap. Data terbaru, pihak berwenang menyebut, kecelakaan paling mematikan selama dua dekade lebih di negeri itu terjadi kemungkinan akibat human eror.
Investigasi awal menunjukkan Coromandel Express yang berangkat dari Chennai menuju Kolkata, keluar dari jalur utama dan memasuki jalur melingkar, dengan kecepatan 128 kilometer per jam. Kereta naas itu lalu menabrak kereta barang yang diparkir di jalur melingkar yang memang digunakan untuk memarkir kereta.
Direktur Eksekutif Kereta Api India Amitabh Sharma menduga penumpang menjadi penyebab kecelakaan kereta yang menewaskan ratusan orang di negaranya pada Jumat (2/6/2023) malam.
BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Jembatan Basirih, Korban Dievakuasi ke RSUD Ulin
“Dua penumpang kereta memiliki keterlibatan aktif dalam kecelakaan itu,” kata Amitabh seperti dilansir dari AFP, Sabtu (3/6).
Tak hanya penumpang, kata dia, kereta ketiga, kereta barang yang terparkir di lokasi juga diduga menjadi penyebab dalam kecelakaan tersebut.
Kecelakaan kereta maut terjadi di India pada Jumat (2/6/2023) malam. Direktur Jenderal Dinas Pemadam Kebakaran Odisha Sudhanshu Sarangi mengatakan data sementara menunjukkan 288 orang tewas akibat kecelakaan itu.
Peristiwa nahas itu disebut-sebut sebagai kecelakaan terburuk sejak tahun 1990-an. Sebelumnya, kecelakaan kereta api pernah terjadi pada tahun 1981 di jembatan di Bihar dan terjatuh ke sungai. Sekitar 1000 orang dilaporkan tewas dalam kejadian itu.
“Banyak korban luka serius. Pekerjaan penyelamatan masih berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala sekretaris negara bagian Odisha Pradeep Jena menyebut sekitar 850 orang yang terluka tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
“Prioritas utama kami sekarang adalah menyelamatkan (penumpang) dan memberikan dukungan kesehatan kepada yang terluka,” katanya.
BACA JUGA: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Jembatan Basirih, Pemotor Wanita Tewas di Lokasi
Juru bicara negara bagian Odisha SK Panda memastikan semua rumah sakit pemerintah dan swasta yang berada di sekitar lokasi kejadian hingga ibukota negara bagian siap membantu para korban yang terluka.
Ia mengaku telah mengerahkan 75 ambulans dan beberapa bus ke lokasi untuk mengangkut penumpang yang terluka.(wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor : didik tm
2 Orang Ini Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta Maut di India, 288 Orang Tewas







