WARTABANJAR.COM – Mabes Polri turun tangan tangani kasus guru ngaji sodomi 17 anak di Garut, Jawa Barat.
Polda Jabar bersama Mabes Polri dilibatkan untuk pendampingan korban, guna proses pemulihan kondisi anak oleh dokter psikiater.
Kasus predator anak yang dilakukan oleh pelaku berkedok sebagai guru ngaji di Garut, menjadi perhatian Kepolisian, karena Polres Garut memiliki keterbatasan dokter psikiater untuk proses pemulihan psikis ke 17 korban.
“Dibantu oleh dokter psikiater dan psikolog dari Mabes dan Polda, mereka akan melakukan trauma healing kepada seluruh korban. Ada pun proses penyidikan tetap di Polres,” jelas Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Deni Nurcahyadi dikutip Sabru (3/6/23).
Baca Juga







