Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin saat menjelaskan tentang program Dauroh. Foto – Yudhis.
Aditya melanjutkan, para ulama dan ustadz ini akan bermalam di Negeri Yaman selama dua minggu.
“Selama dua minggu itu kita meningkatkan keilmuan dan pengetahuan terkait keislaman di Program Dauroh ini,” ucapnya.
Sementara itu, Ketuai MUI Kota Banjarbaru, KH Nursahid Ramli mengatakan, dirinya bersama para peserta yang akan berangkat mengucapkan terima kasih setinggi-tinggi kepada Wali Kota Banjarbaru.
“Kami bersyukur kepada Allah SWT dengan adanya program Dauroh ini kami sangat bersyukur dan berterima kasih untuk bisa lebih meningkatkan keilmuan Islam di Negeri Yamani-Tarem,” katanya.
Untuk persiapan para peserta yang ingin berangkat ke Negeri Yaman-Tarem saat ini sudah 95 persen, yaitu mulai dari membuat Paspor dan Visa. (MCbjb)
Editor Restu







