Selain itu, ditemukan barang-barang pribadi milik Khairani, berupa sebuah HP, powerbank, dan peci, serta uang 10 ribu rupiah di kantong celananya.
Pada saat ditemukan, Khairani sudah tidak bernyawa dengan posisi menggigit lidah serta air mani yang keluar. Hal ini menambah kepastian bahwa kejadian ini murni gantung diri.
“Saat visum luar kami tidak menemukan ada tanda kekerasan atau luka luar. Saat dicek, kondisi Khairani menandakan bahwa ini murni gantung diri,” jelas Aulia Rahman.
Menurut penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan orang terdekat, Khairani diduga bunuh diri karena masalah pekerjaannya yang tidak tetap.
“Tadi kita minta keterangan saksi-saksi, almarhum ini katanya sudah kurang lebih satu bulan gelisah masalah pekerjaan,” jelas Aulia Rahman.
Meninggalnya Khairani (32) mengejutkan pihak keluarga. Mendengar hal ini, pihak keluarga langsung datang ke RS Idaman Banjarbaru dan akan membawa jenazah ke rumah duka di Kalampayan Martapura. (nuy)
Editor Restu







