WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Malam ini, Jumat (5/5/2023) hingga Sabtu (6/5/2023) dini hari akan ada fenomena alam di langit yaitu Gerhana Bulan Penumbra yang bisa disaksikan di seluruh Indonesia.
Tak hanya gerhana bulan, namun ternyata ada lagi dua fenomena langit lainnya yang akan berlangsung berbarengan dengan Gerhana Bulan Penumbra yaitu bulan purnama dan hujan meteor.
Pemandangan langit ini bisa muncul bersamaan lantaran puncaknya terjadi di malam yang sama, yakni antara Jumat (5/5) malam hingga Sabtu (6/5) dini hari. Dua fenomena di antaranya terkait dengan Bulan, yakni gerhana dan purnama.
Pemandangan-pemandangan malam ini pada dasarnya bisa dilihat dari seluruh wilayah RI dengan mata telanjang, asalkan cuaca cerah tanpa hujan dan awan mendung serta menggunakan teleskop jika tak tampak dengan mata telanjang.
Berikut rinciannya:
Bulan Purnama
Berdasarkan keterangan Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (ORPA BRIN), secara umum ada delapan fase Bulan yaitu bulan baru, sabit awal, perbani awal, cembung/benjol awal (besar), purnama, cembung/benjol akhir (susut), perbani akhir dan sabit akhir.
Fase purnama merupakan kondisi saat seluruh permukaan Bulan yang menghadap Bumi memantulkan cahaya Matahari.
Menurut keterangan BRIN, purnama Mei ini mencapai puncaknya pada 6 Mei pukul 00.34 WIB, 01.34 WITA, atau 02.34 WIT.
Gerhana Bulan Penumbra
Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi sejajar.
Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi.
Akibatnya, saat puncak gerhana terjadi, Bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama.
Menurut BRIN, fenomena ini akan berlangsung selama 4 jam 18 menit.







