Akibatnya saat puncak gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup daripada saat purnama.
“Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya,” papar Suko Prayitno.
Gerhana bulan dimulai pukul 22.12.09 WIB dan puncak gerhana bulan pukul 00.22.52 WIB, dan gerhana berakhir pukul 02.33.36 WIB.
Proses gerhana dapat dilihat di sebagian besar Asia, termasuk Indonesia, Australia, sebagian kecil Afrika, dan sebagian Rusia.(aqu/berbagai sumber)
Editor Restu







