“Saat korban tiba di Komplek UIN tiba-tiba ada yang memegang payudara korban dengan mengendarai sepeda motor Vixion warna merah dengan menggunakan sweater hoodie warna hitam dan helm Gojek,” kata Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Agung Nugroho dalam keterangannya, Selasa (2/5/2023).
Korban melewati jalan itu pada pukul 20.30 WIB usai mengerjakan tugas kelompok.
Agung menjelaskan, setelah kejadian itu, korban menangis dan kemudian suara tangisannya terdengar oleh warga sekitar kompleks.
“Korban shock dan menangis. Mendengar suara menangis, warga (saksi satu) keluar dari rumahnya lalu menanyakan apa yang terjadi pada korban,” ujar Agung.
Lantaran syok, korban baru bisa dimintai keterangan setelah berhasil ditenangkan.
“Setelah itu korban ditenangkan, korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada warga (saksi dua),” kata Agung.
Agung mengatakan, saat ini korban masih mengalami syok dan trauma akibat peristiwa tersebut.
Polisi masih memburu pelaku dari hasil olah tempat kejadian perkara serta rekaman kamera pengawas.(wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor : didik tm
Warga Temukan Mahasiswi Menangis di Pinggir Jalan, Ternyata Korban Pelecehan Payudara di Komplek UIN Ciputat







