Bayi Perempuan Ditemukan Hidup dalam Goodie Bag di Serpong: Tersangkut di Pagar Rumah Warga, Netizen: “Buat Saya Saja"
WARTABANJAR.COM – Warga Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diletakkan di dalam goodie bag dan tersangkut di pagar sebuah rumah pada Kamis (20/11/2025). Bayi malang itu ditemukan masih hidup dan menangis, dengan tali pusar yang belum dilepas, sebelum akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Ditemukan Saat Subuh
Penemuan mengejutkan ini dialami oleh Santi, warga Jalan Unyil, Ciater. Ia awalnya melihat tas kresek hitam menggantung di pagar rumahnya. Ketika dibuka, ia terkejut menemukan seorang bayi perempuan di dalamnya.
“Saya dengar suara tangisan, pas dicek ternyata bayi,” ujar Santi kepada warga sekitar.
Bayi itu langsung diangkat dan dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kondisi Bayi Selamat
Setibanya di puskesmas, tenaga kesehatan memastikan bayi tersebut lahir prematur dengan berat 2,8 kilogram dan panjang 51 sentimeter. Meski begitu, kondisinya dinyatakan stabil tanpa luka fisik.
Tenaga medis langsung memberikan perawatan awal, termasuk pembersihan tubuh dan pemotongan tali pusar secara medis.
Polisi Selidiki Pembuang Bayi
Kejadian ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas kini mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi siapa yang membuang bayi tersebut.
“Kami sedang melakukan penyelidikan lanjutan untuk mencari orang tua bayi,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Reaksi Netizen: Geram dan Haru
Kabar penemuan bayi ini menyebar cepat di media sosial dan memantik beragam reaksi penuh emosi dari warganet. Banyak dari mereka meluapkan kemarahan sekaligus rasa iba.
Beberapa komentar yang muncul:
“Ya Allah kasihan kau, Nak.”
“Masih hidup ya Allah…”
“Banyak yang berjuang ingin punya anak, ini malah dibuang.”
“Astagfirullah… tega banget.”
“Buat saya saja lah, kenapa dibuang?”
“Sukses hidupmu ya, Nak. Semoga ada yang sayang sama kamu.”
Fenomena ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya edukasi mengenai perlindungan anak dan fasilitas penyerahan bayi secara aman bagi mereka yang tidak sanggup mengurus.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur muhammad