Menurut Erick, seharusnya dirut BUMN tidak membawa senjata api karena dirinya yang seorang menteri saja tidak pernah membawa pistol.
“Mestinya enggak boleh. Saya sebagai menteri enggak pernah bawa pistol,” ujarnya.
Sebelumnya, pistol milik Direktur Utama (Dirut) BUMN PT Berdikari, Harry Warganegara, meletus saat berada di area check-in Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Insiden itu terjadi saat pihak petugas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar melakukan pengecekan barang bawaan untuk check-in di Counter 16 Citilink pada Senin (17/4/2023).
Diketahui, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pistol itu meledak kala ajudan Harry Warganegara sedang melakukan pengosongan amunisi senjata.(aqu/berbagai sumber)
Editor Restu







