Haedar menambahkan, saat takbir keliling pada 20 April sebaiknya dilakukan dengan saksama dan jangan berlebihan.
Ia juga meminta kepada masyarakat Muslim yang takbir keliling pada 21 April 2023 agar tak menganggap takbir keliling sehari sebelumnya sebagai bentuk intoleransi.
“Jangan menganggap bentuk intoleransi, takbir keliling bagian syiar melaksanakan ibadah,” kata dia.
Lanjut Haedar, soal perbedaan penentuan Idul Fitri ini seharusnya tidak menjadi masalah, karena perbedaan penentuan Idul Fitri ini merupakan bentuk dari ijtihad.
Ia berharap, ke depan secara global diterbitkan kalender Islam global atau internasional yang bisa dijadikan rujukan dalam penentuan Idul Fitri dan hari raya yang lain. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







