WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Satu warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban dalam perang saudara di Sudan.
WNI tersebut, dilaporkan mengalami luka akibat peluru nyasar di tengah peperangan yang terjadi antara pasukan paramiliter dan militer Sudan di Ibu Kota Khartoum.
Mahasiswa Indonesia yang sedang mengenyam pendidikan di University of Africa di Khartoum, Sabiq, menceritakan peluru nyasar sempat menghantam kamp tempat pelajar Indonesia berlindung.
Ia mengatakan kawasan kampusnya sempat menjadi titik pertempuran sengit RSF dan militer Sudan dan salah satu temannya terluka akibat peluru nyasar tersebut.







