Baca Juga
Mayat Ditemukan Membusuk di Desa Tamiyang HSS
“Bukannya dianggap mengingatkan atau membangunkan warga untuk sahur, namun hal ini justru membuat kebanyakan orang merasa terganggu, terlebih lagi rawan terjadinya perkelahian maupun tindakan diluar batas seperti mengkonsumsi miras,” bebernya.
Beberapa kelompok pemuda beserta sarana yang terjaring dalam penertiban ini, di bawa ke Mako Satsamapta Polres Barsel untuk diberikan arahan serta peringatan bahwa kegiatan tersebut tidak dilarang selagi pada koridor yang tepat.
“Kami tidak pernah melarang kegiatan masyarakat yang sebenarnya niatnya memang baik, namun disaat hal itu sudah melewati batas dan meresahkan, tentunya akan kami tindak. Hal ini semata-mata untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat terlebih dalam suasana bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” tandasnya.(ufx)
Editor Restu







