“Karena memang menurut agama saya (Islam), tidak diperbolehkan seperti itu, jadi kayak lebih minta maaf ke keluarga dulu juga, karena bapak itu ustaz di kampung, jadi lebih menjaga sikap ke yang terdekat dulu,” lanjutnya.
Lina pun berharap bulan suci Ramadhan ini bisa menjadi momen untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi.
“Aku juga jadi kayak pengin memperbaiki diri di bulan Ramadhan ini, ya memang aku salah, kayak jadi teguran sih, dan aku yakin setiap manusia berhak mendapatkan kesempatan untuk menjadi lebih baik,” katanya.
Mengenai proses hukum, menurutnya semua akan berjalan seperti alurnya. Namun ia menegaskan lebih takut pada ulama.
“Kalau sanksi hukum sebenarnya saya nggak begitu takut, ya takut ada sih, tapi saya lebih takut ke ulama sih,” ungkap Lina di kawasan Mangga Besar, Jakarta, Minggu (26/3).
“Karena apa yang saya pelajari di pesantren tuh kalau ulama udah mengeluarkan pernyataan yang tidak baik, itu jadi bahaya juga buat kita, karena ulama kan kayak orang yang kita jadikan guru besar. Jadi lebih takut sama ulama sih,” sambungnya.(aqu/berbagai sumber)
Editor Restu







