Praktisi Karate & Beladiri Praktis, Harry Budiman
SITUASI dan kondisi (sikon) saat latihan beladiri di sasana, gelanggang, dojo atau club tentunya berbeda dengan sikon membeladiri dalam kondisi nyata.
Ketika latihan ada pelatih yang mengawasi sehingga saat teknik dilancarkan partner latihan maka kita bisa mencermati dan melakukan pembelaan diri, kemudian pelatih mengoreksi.
Sementara di situasi nyata hanya ada kita dan lawan, mau tak mau kita harus bisa menghadapi secara mandiri dan menerapkan teknik pembelaan diri secara taktis.
Tentunya jika jarang melatih teknik serang dan bela dalam konteks beladiri secara real, maka kita akan kesulitan saat lawan menyerang.
Sebab itu metode latihan pembelaan diri mesti ditingkatkan dengan pengulangan sering mungkin untuk membiasakan otak dan otot bekerja taktis.
Baca Juga







