Artinya: “Siapa yang beristighfar (memintakan ampunan) untuk orang-orang beriman laki-laki dan perempuan maka Allah mencatat kebaikan untuknya sebanyak kaum mukminin dan mukminat.”(HR. al-Thabrani dan dihasankan Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’. Al-Haitsami berkata tentangnya dalam Majma’ al-Zawaid: sanadnya baik).
“Jadi siapa yang berdoa meminta ampunan untuk saudara-saudari muslim dan mukmin di malam Nisfu Syaban, maka akan diberikan Allah kebaikan yang dikalikan dengan banyaknya kaum muslimin,” ujar Ustadz Abdul Somad.
Berikut amalan-amalan sunnah di malam Nisfu Syakban
Memperbanyak doa sejak terbenam matahari.
Memperbanyak baca istighfar.
Memperbanyak baca syahadat.
Setelah shalat Maghrib dianjurkan membaca surah yasin sebanyak tiga kali dengan niat meminta keberkahan umur, harta, kesehatan, dan ketetapan iman.
Melakukan shalat sunah malam, seperti shalat tahajjud, hajat, dan witir.
berpuasa di hari Nisfu Sya’ban.
Dilansir situs Kemenag, ketika malam Nisfu Sya’ban tiba, maka beribadahlah di malam hari dan puasalah di siang hari. Sungguh (rahmat) Allah turun ke langit dunia saat tenggelamnya matahari.
Kemudian Dia berfirman; Adakah orang yang memohon ampunan kepada-Ku, maka Aku ampuni. Adakah orang yang meminta rezeki kepada-Ku, maka Aku beri rezeki. Adakah orang yang meminta kesehatan kepada-Ku, maka Aku beri kesehatan. Adakah begini, Adakah begini, sehingga fajar tiba. (HR. Ibnu Majah).
Editor Restu







