Lionel Messi Ditawari Main di Arab Saudi, Tapi Gajinya Lebih Kecil dari Cristiano Ronaldo

WARTABANJAR.COM – Megabintang Timnas Argentina, Lionel Messi ditawari bermain di Liga Arab Saudi oleh Al-Ittihad. Tapi yang bikin Massi berat karena Al-Ittihad tidak bisa memberikan gaji fantastis seperti yang diterima Cristiano Ronaldo dari Al-Nassr sebasar Rp2,9 triliun.

Al-Nassr dan Al-Ittihad adalah dua klub papan atas di Liga Arab Saudi, kedua klub memiliki banyak pemain Timnas Arab Saudi. Setelah Al-Nassr mendatangkan Cristiano Ronaldo, Al-Ittihad tampaknya tertarik untuk mendatangkan Lionel Messi.

Al-Ittihad berniat menawarkan Lionel Messi kontrak dua tahun menurut laporan dari Marca yang dikutip dari The Sun, Jumat (3/3/2023). Namun, Al-Ittihad hanya mampu memberikan Lionel Messi gaji sebesar 78 juta poundsterling (Rp1,4 triliun) per musim.

BACA JUGA :Singkirkan Mbappe dan Benzema, Messi Raih Penghargaan The Best FIFA 2022

Lionel Messi masih terikat kontrak dengan Paris Saint-Germain (PSG) dengan gaji sebesar 25 juta poundsterling (Rp455 miliar) per tahun. Dalam kontraknya dengan PSG, Lionel Messi juga memiliki klausul bonus yang membuat penghasilannya jauh lebih besar.

PSG masih berharap Lionel Messi mau menandatangani kontrak baru dan melanjutkan kariernya di Paris, Prancis. Pihak klub merasa kombinasi Neymar, Kylian Mbappe dan Lionel Messi harus dipertahankan hingga musim depan.

Pembicaran antara pihak Lionel Messi dan Al-Ittihad sudah dimulai dan belum ada perkembangan yang signifikan pada saat ini. Gaji yang ditawarkan Al-Ittihad lebih rendah dari yang diterima Cristiano Ronaldo dari Al-Nassr, pihak Lionel Messi mungkin menginginkan nilai yang sertara dengan megabintang Portugal tersebut.

Al-Nassr dan Al-Ittihad adalah dua klub papan atas di Liga Arab Saudi, kedua klub memiliki banyak pemain Timnas Arab Saudi. Setelah Al-Nassr mendatangkan Cristiano Ronaldo, Al-Ittihad tampaknya tertarik untuk mendatangkan Lionel Messi.

BACA JUGA :Lionel Messi Cetak Rekor 700 Gol, Kalahkan Cristiano Ronaldo

Al-Ittihad berniat menawarkan Lionel Messi kontrak dua tahun menurut laporan dari Marca yang dikutip dari The Sun, Jumat (3/3/2023). Namun, Al-Ittihad hanya mampu memberikan Lionel Messi gaji sebesar 78 juta poundsterling atau Rp1,4 triliun per musim.

Lionel Messi masih terikat kontrak dengan Paris Saint-Germain (PSG) dengan gaji sebesar 25 juta poundsterling (Rp455 miliar) per tahun. Dalam kontraknya dengan PSG, Lionel Messi juga memiliki klausul bonus yang membuat penghasilannya jauh lebih besar.

PSG masih berharap Lionel Messi mau menandatangani kontrak baru dan melanjutkan kariernya di Paris, Prancis. Pihak klub merasa kombinasi Neymar, Kylian Mbappe dan Lionel Messi harus dipertahankan hingga musim depan.

Pembicaran antara pihak Lionel Messi dan Al-Ittihad sudah dimulai dan belum ada perkembangan yang signifikan pada saat ini. Gaji yang ditawarkan Al-Ittihad lebih rendah dari yang diterima Cristiano Ronaldo dari Al-Nassr, pihak Lionel Messi mungkin menginginkan nilai yang sertara dengan megabintang Portugal tersebut.

Selain Al-Ittihad, Lionel Messi juga dikaitkan dengan klub Amerika Serikat yaitu Inter Miami, ia juga disebut-sebut ingin kembali ke Barcelona. Namun, Al-Ittihad berharap Lionel Messi bersedia pindah ke Liga Arab Saudi dan menghidupkan kembali persaingannya dengan Cristiano Ronaldo.

Cristiano Ronaldo saat ini sedang menikmati awal karier yang sempurna bersama Al-Nassr di Liga Arab Saudi. Dari enam penampilan yang sudah dibuatnya, Cristiano Ronaldo mengoleksi delapan gol dan dua assist.

Pemain berusia 38 tahun tersebut bergabung dengan Al-Nassr pada bulan Desember setelah kontraknya diputus oleh Manchester United. Pemutusan kontrak yang dilakukan Manchester United kepada Cristiano Ronaldo adalah bentuk hukuman, akibat dari wawancara yang dilakukan sang pemain dengan Piers Morgan.

Keberanian Al-Nassr untuk memberikan gaji sebesar 173 juta poundsterling (Rp3,2 triliun) per tahun terlalu sulit untuk ditolak Cristiano Ronaldo, ia resmi pindah ke klub Liga Arab Saudi pada Sabtu 31 Desember 2022. Pemain asal Portugal tersebut tergoda untuk meninggalkan sepakbola Eropa dan pindah ke Asia.(wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor : DTM