15 Sepeda Motor dan 5 Pemuda Mabuk Diamankan Anggota Polsek Banjarmasin Timur, Diduga Terlibat Balapan Liar
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Maraknya balapan liar (bali) yang terjadi di jalanan di Kota Banjarmasin, kian meresahkan.
Pasalnya, balapan liar kerap terjadi di ruas Jalan A Yani, Kota Banjarmasin itu, sering mengganggu para pengguna jalan lainnya.
Menanggapi hal tersebut, tim gabungan Polresta Banjarmasin, melakukan patroli guna mengamankan dan menertibkan kegiatan bali tersebut.
Kapolsek Banjarmasin Timur, Kompol M Taufiq mengungkapkan, berhasil mengamankan diduga aksi balap liar di ruas jalan tersebut, pada Sabtu (25/2) malam.
Baca Juga
Korban Kecelakaan Handil Bakti Berstatus Mahasiswi
"Dalam giat tersebut, kita berhasil mengamankan 15 unit motor dan 5 orang pemuda yang mengkonsumsi minuman beralkohol," ungkap Kapolsek, kepada awak media, Senin (27/2) siang.
"Kegiatan Bali tersebut didominasi oleh anak muda," lanjutnya.
Lebih lanjut, Taufiq mengatakan, untuk ke 15 unit sepeda motor tersebut, kita amankan ke Mapolresta Banjarmasin, untuk ditindak lanjuti oleh pihak Satlantas Polresta Banjarmasin.
"Sementara ke 5 pemuda tersebut, kita amankan ke Polsel Banjarmasin Timur, untuk kita imbau dan kita bina agar tidak mengulangi perbuatanya itu," ujar Taufiq.
Kapolsek membeberkan, untuk para muda-mudi tersebut biasanya melakukan aksi bali itu, pada akhir pekan.
"Biasanya itu malam sabtu atau malam minggu, kisaran jam 8 malam sampai jam 2 dini hari," beber Kapolsek.
Guna mengantisipasi kegiatan bali tersebut, papar Taufiq, pihak Polresta Banjarmasin secara rutin melakukan patroli terhadap lokasi yang disinyalir menjadi tempat bali tersebut.
"Jadi kami sudah melakukan beberapa langkah-langkah untuk mengamankan dan menertibkan bali tersebut, seperti melakukan patroli yang kita bagi dalam 3 sesi, yang dimulai dari jam 8 malam sampai pagi," papar Taufiq.
Ia juga berharap, bantuan dari masyarakan serta awak media, untuk mensosialisasikan terkait larangan dan juga bahayanya bali tersebut.
Pasalnya, dengan kerja sama Polri, masyarakat, dan awak media, dapat mengantisipaso terjadinya bali tersebut.
"Semoga dengan begitu kita dapat hasil yang maksimal, sehingga aksi bali ini tidak terjadi lagi," pungkasnya. (Qyu)
Editor Restu