Waspada Banjir Rob Landa Banjarmasin Hingga 26 Februari

Menurutnya fenomena banjir rob yang terjadi di Banjarmasin ini merupakan hal yang lumrah, karena Banjarmasin merupakan kota yang berada di bawah permukaan laut.

Apalagi Banjarmasin ini dikenal sebagai kota seribu sungai, yang mana saat ini malah keberadaan sungai kebanyakan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Seabagai contoh masih banyaknya sampah yang dibuang ke sungai,” ungkapnya.

Akibatnya menyumbat aliran sungai dan banyak sampah yang mengambang. Tidak hanya itu tambah Husni saat ini banyaknya kawasan di pinggir sungai didirikan bangunan atau rumah.

Dimana bangunan rumah itu tidak lagi berbentuk rumah panggung, tapi malah ditutupi dengan urukan tanah.

“Dari faktor itu juga bisa menyebabkan durasi genangan air bertahan lama,” imbuhnya.

Untuk itu, ia juga akan melakukan koordinasi terhadap dinas terkait seperti DLH dan PUPR dalam penanganan banjir didalam kota Banjarmasin.(ufx)

Editor Restu