VIDEO Viral Detik-detik Evakuasi Polda Jambi, Sempat Berputar-putar, Selamat Berkat Aksi Heroik Kopda Ahmad

WARTABANJAR.COM, JAMBI – Unggahan video viral ini memperlihatkan aksi heroik Kopda Ahmad dari Kopasgat TNI AU saat mengaevaluasi Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono untuk keluar dari Hutan Kerinci, Jambi.

Tim evakuasi melalui jalur udara ini menggunakan helikopter Super Puma TNI AU dan berhasil mengevakuasi Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono.

Evakuasi berlangsung dramatis, jenderal berbintang dua itu bahkan sempat berputar kencang bersama prajurit TNI AU yang membawanya.

Dalam video evakuasi yang beredar, Rusdi yang berada dalam tandu atau dragbar ditarik vertikal bersama seorang prajurit TNI. Awalnya mulus, begitu mendekat ke helikopter, mereka berputar-putar di udara. Namun, mereka akhirnya sampai ke dalam helikopter.

BACA JUGA :Kapolda Jambi Alami Patah Tulang Saat Pendaratan Darurat Helikopter di Kerinci

Adalah Kopda Ahmad dari Kopasgat TNI AU yang mendampingi Rudi saat evakuasi itu. Mereka ditarik dari titik koordinat helikopter rombongan Kapolda Jambi mendarat darurat.

“Kami diperintahkan oleh pimpinan TNI AU bersama kru heli dan anggota Kopasgat untuk mengevakuasi korban yang terutamanya ada Kapolda Jambi berada di sana,” kata Ahmad, Selasa (21/2/2023) malam.

Menurut dia, evakuasi tidak mudah karena kawasan itu berupa lembah yang dipenuhi pepohonan tinggi. Cuaca pun tidak mendukung, berkabut disertai angin kencang.

“Tapi kami, Kopasgat beserta kru heli melaksanakan evakuasi di sana, karena ditakutkan bahwa kapolda sudah dua hari di dalam hutan belantara,” jelasnya

Ahmad memaparkan, karena kondisi Rusdi yang mengalami patah tangan serta cedera di punggung, tim memberanikan diri untuk melakukan evakuasi hari itu juga. Sebelum gelap, mereka berupaya bisa masuk ke koordinat helikopter rombongan Kapolda Jambi mendarat darurat.



“Saya diperintahkan oleh komandan melaksanakan evakuasi, Alhamdulillah berjalan dengan lancar,”ujar Ahmad.

Polri: Semua Rombongan Helikopter Kapolda Jambi Berhasil Dievakuasi. “Kita turun di lokasi langsung melakukan pengikatan di dragbar, itu kita sendiri melakukan hal tersebut karena jika diikat secara tidak benar akan bisa terlempar, makanya saya kuatkan dengan tangan saya jangan sampai lepas intinya tangan saya tidak boleh lepas dari sebelah kapolda,” imbuh dia.

Ahmad menjelaskan, saat evakuasi, sempat terjadi putaran yang diakibatkan ketidakseimbangan. Mereka berputar-putar di udara.

“Kami berupaya hitungan menit dalam melakukan evakuasi, karena kabut di sana bisa menutup lokasi, saat itu ada celah sedikit sehingga kami bisa masuk di area tersebut,” ujarnya.