“Harga Rp 100.000 setiap enam bulan sekali menurut saya sih suatu angka yang masih make sense ya,” kata Budi.
Budi menerangkan, kebijakan ini tidak akan berlaku secara umum untuk semua masyarakat. Bagi masyarakat kurang mampu, terang dia, akan ada kebijakan tersendiri di mana bisa mendapat vaksin gratis lewar mekanisme Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
“Untuk masyarakat yang tidak mampu nanti kita cover pakai mekanisme PBI,” ujarnya.
Selain vaksinasi, Budi menambahkan, masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan pada masa transisi pandemi COVID-19 menuju endemi.
Termasuk, mengantisipasi munculnya varian-varian baru COVID-19 karena peningkatan kasus COVID-19 umumnya disebabkan oleh munculnya varian baru, bukan mobilitas masyarakat. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







