Adapun pria yang dihajar massa itu diduga merupakan pelaku perzinaan yang menjadi bulan-bulanan warga di wilayah Polres Tasikmalaya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi hoaks yang menimbulkan keresahan serta memastikan kebenaran dari setiap informasi sebelum menyebarkannya.(aqu/rls)
Editor Restu






