“Jadi kemarin kita pantau para penerima beasiswa kami yang ada di luar negeri. Mereka ternyata punya prestasi yang membanggakannya, mereka punya IP yang terbaik di Universitas tersebut dan juga masuk ke tim-tim riset unggulan yang ada di universitas di luar negeri,” ungkap Kabalitbang SDM Kominfo.
Selain membuka program beasiswa Balitbang SDM Kominfo juga akan membuka program S2 Kepemimpinan Digital di Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta, yang berada dibawah naungan Kementerian Kominfo.
Untuk mendukung program pascasarjana ini, Kementerian Kominfo akan membuat Gedung baru STMM di kawasan Jl Magelang-Yogyakarta agar bisa menciptakan pola pikir baru untuk mahasiswa dan dosennya.
“Jadi dosennya bisa memberikan pelajaran atau pemberian kuliah dengan mengadopsi budaya-budaya yang pada era new normal ini,” imbuh dia.
Seiring dengan program baru itu, STMM menghentikan sementara penerimaan mahasiswa baru program sarjana (S1) karena akan diubah menjadi sistem vokasi dengan menggandeng Masyarakat Telekomunikasi (Mastel).
Kerja sama dengan Mastel itu juga dilakukan untuk membuat Program Sudi (Prodi) Infrastruktur Digital, Prodi Aplikasi Informatika dan membuat produk-produk baru di bidang TI.
“Kami bekerja sama dengan Mastel, Masyarakat Telematika, untuk membuka (Prodi) ini dan kurikulumnya dan mereka (lulusan STMM) langsung akan diserap di anggota Mastel,” kata Hary menandaskan.(aqu/rls)
Editor Restu







