Kapolres Tanah Laut, AKBP Rofikoh Yunianto, melalui Kasatlantas AKP Supriyatno, membenarnya adanya kecelakaan menyebabkan dua orang meninggal dunia tersebut,
Diungkapkan Supriyatno, kecelakaan itu berawal saat Honda CR-dikemudikan ML dari Desa Kait-kait menuju Banjarbaru.
Diduga ML mengantuk sehingga kemudi oleng ke kiri jalan.
Di saat bersamaan, empat siswa yang berjalan di tepi sebelah kiri dari arah Desa Kait-kait menuju Desa Banyu Irang.
Keempat murid SD itu pun langsung diterjadi mobil CRV yang dikemudikana Luthfi.
Pengemui sendiri nyaris jadi bulan-bulanan warga. Pasalnya diduga sempat kabur meninggalkan lokasi kemudian dikejar warga.
Hal itu dibenarkan Kepala Desa Kait Kait, Thesar T Jatmiko SM.
Dikatakannya, pengemudi CR-V dari Pelaihari saat dikejar warga karena sempat lari.
“Warga berhasil dihentikan dan sempat hendak diamuk warga. Namun kemudian diamankan ke rumah saya,” ujarnya, dikutip dari @tanahlaurinfo. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







