WARTABANJAR.COM – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sangat serius dalam hal perbaikan kualitas lingkungan hidup, tidak hanya dari sisi penanaman yang selalu diperhatikan namun perlindungan terhadap hutan dan hasil hutan menjadi prioritas utama.
“Jadi, dari awal tahun hingga sekarang telah menangani empat wilayah yang terjadi kerusakan hutan di Kalsel, diantaranya berada di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanah Laut, KPH Balangan, KPH Pulau Laut Sebuku dan KPH Sengayam,” ucap Kepala Dishut Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra, Banjarbaru, Jumat (20/1/2023).
Disampaikan Fathimatuzzahra, pihaknya akan terus berupaya meminimalisir gangguan kerusakan hutan di wilayah Kalsel.
“Dishut bersama KPH memang terus rutin melakukan patroli dan pengawasan ketat dalam pengamanan hutan untuk menjaga kelestarian kawasan hutan, hak-hak negara atas hutan dan hasil hutan,” sebut Fathimatuzzahra.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengamanan Hutan, Haris Setiawan menjelaskan, Dishut memang mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar dapat menjaga kawasan hutan dan bisa ikut peduli dalam menjaga kelestarian kawasan hutan lindung sekaligus mencegah kegiatan ilegal.







