WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, salah satunya melalui Kementerian Agama dengan melaunching program Kampung Zakat di berbagai wilayah di Indonesia. Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Yaqut Kholil Qaumas melaunching Program Kampung Zakat di Desa Suka Maju Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, Selasa (17/1).

Program Kampung Zakat itu merupakan kerjasama Kemenag dengan Lazis Assalam Fil Alamin dan Baznas di Desa Suka Maju.

Lazis Assalam Fil Alamin menyalurkan zakat untuk keagamaan, pendidikan, dan kesehatan.

Zakat tersebut disalurkan dalam rangkaian launching Program Kampung Zakat oleh Menteri Agama RI Yaqut Kholil Qaumas di Desa Suka Maju, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas bersama Ketua Yayasan Assalam Filalamin Komjen Pol (P) Syafruddin Kambo, dan Ketua Lazis Assalam Fil Alamin Kalimantan Selatan, H Sudian Noor menyerahkan langsung zakat tersebut.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, sekarang ini sudah ada sekitar 514 Kampung Zakat se-Indonesia, maka pada tahun ini menjadi 1.000 Kampung Zakat. Mengingat program kampung zakat memberikan banyak manfaat kepada umat, khususnya dalam mengentaskan kemiskinan dan memberdayakan zakat yang dibayarkan oleh umat muslim.

Ia berharap program Kampung Zakat ini mampu memberikan inspirasi bagi semua pihak untuk menunaikan kewajiban dalam berzakat. Kampung zakat bisa menjadi sebuah inisiatif sebagai upaya ikhtiar untuk pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh masyarakat sendiri.

"Ikhtiar yang dilakukan masyarakat untuk mendirikan kampung zakat seperti ini merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat proses pengentasan kemiskinan di Indonesia," sebutnya.

Oleh karena itu, diungkapkannya, pemerintah melalui Kementerian Agama selalu mendorong agar kampung-kampung zakat seperti di Tanah Bumbu ini bisa juga berkembang didaerah lainnya.

"Tadi Kami sudah diskusikan dengan Ketua Yayasan Assalam Fil Alamin, Dirjen Bimas Islam, dan Ketua Lazisnu PBNU agar program Kampung Zakat di tahun 2023 lebih dimasifkan,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Lazis Assalam Fil Alamin, Komjen Pol (P) Syafruddin Kambo sependapat dengan Menteri Agama, Kampung Zakat dimasifkan di seluruh Indonesia.