Dalam kesempatan berbeda, Erick mengungkapkan BUMN siap menjadi pembeli siaga (off taker) bahan pangan pokok dalam rangka mengantisipasi krisis tahun depan.
Potensi inflasi pada tahun depan dapat disebabkan oleh dua sumber yakni tingginya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan melonjaknya harga pangan.
Apalagi, lanjutnya, kondisi rantai pasok dunia diperkirakan masih terganggu.
“Untuk itu, Indonesia harus mampu menjaga kondisi supply chain atau rantai pasok pangan nasional,” katanya.
Kendati demikian, terkait penugasan sebagai off taker, Erick menilai perlu disertai penugasan yang jelas dari pemerintah terhadap BUMN pelaksana fungsi off taker itu.
Ini diperlukan agar para pemimpin di BUMN pelaksana off taker tidak khawatir akan risiko dugaan pelanggaran yang ditudingkan di masa mendatang. (berbagai sumber)
Editor: Yayu







