“Selain itu, balap liar di jalanan, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara juga akan menjadi sasaran utama kita,” lanjutnya.
Sementara untuk jumlah personil yang diturunkan, papar Rifa’i, masih dalam proses perhitungan dalam rapat koordinasi.
Namun untuk konsep yang diberikan kepada pihak Polda Kalsel, tiga perempat dari jumlah personil Polda Kalsel yang akan diturunkan saat operasi lilin di seluruh Kalsel nanti.
“Kita juga bergabung dengan TNI, Dishub, Satpol PP, dan juga beberapa pihak terkait, untuk melakukan operasi lilin tersebut,” papar Rifa’i.
Ia juga mengimbau, kepada masyarakat khususnya yang akan bepergian keluar kota, agar bisa lebih memperhatikan keamanan rumahnya saat ditinggalkan.
“Nanti bisa dititipkan ke tetangganya, atau ke posko atau polsek terdekat, agar bisa di datakan. sehingga nanti bisa kita lakukan patroli ke kawasan tersebut,” imbaunya.
“Karenakan kejadian yang sering terulang adalah pencurian,” sambungnya.
Lebih lanjut, Kabid Humas menuturkan, pasca kejadian bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar sebelumnya, juga menjadi atensi dalam operasi kali ini.
“Ini juga kita waspadai, dan akan kita monitor terus. Peningkatan pengamanan pasti akan kita lakukan, baik di kantor kantor dan juga patroli di lapangan,” pungkasnya. (Qyu)
Editor Restu







