WARTABANJAR.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel (Sekdaprov) Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar didampingi Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian, Biro Perekonomian setempat, Agus Salim melakukan peninjauan kegiatan Pasar Raya TPID 2 di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarmasin pada Minggu (18/12).
Turut melakukan peninjauan kegiatan dalam rangka pengendalian inflasi ini, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalsel Wahyu Pratomo dan Kepala Bulog Divisi Regional Kalsel, Muhammad Imron Rosidi.
Pasar Raya berupa pasar murah ini adalah upaya Pemprov Kalsel untuk mengendalikan inflasi sebagaimana yang terus diharapkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin.
Baca juga
Tahun Depan Elpiji 3 Kilo Tak Dijual Bebas
Pada Pasar Raya kedua yang diselenggarakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalsel menyediakan sejumlah bahan pokok bersubsidi sehingga ditawarkan dengan harga lebih murah.
Misalnya beras premium isi 5 kilogram cuma Rp40.000, bawang merah Rp20.000kg, sayur mayur hingga ikan yang jauh lebih murah dibanding harga pedagang di pasar.







