Pelaku Penusukan Pria di SPBU Gubernur Soebarjo Menyerahkan Diri

WARTABANJAR.COM,  BANJARMASIN– Akhirnya, dalam waktu tak berselang lama, berkat pendekatan anggota Polsek Banjarmasin Selatan kepada keluarga pelaku terhadap perkelahian yang mana salah satu tewas dengan usus terburai di sebuah SPBU Jalan Gubernur Soebarjo Lingkar Selatan Banjarmasin Selatan membuahkan hasil.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Eka Saprianto mengatakan, kini pelaku sudah diamankan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Terjadi perselisihan antara pelaku dan korban pada saat sedang mengantre BBM, yang mana permasalahan dipicu oleh pertanyaan pelaku terpal penutup bak truknya yang robek. Korban merasa tersinggung atas pertanyaan pelaku, kemudian ia mendorong pelaku.

Spontan pelaku mencabut sebilah pisau yang diselipkan dipinggangnya ditusukan satu kali kearah perut korban sehingga korban jatuh tersungkur. Melihat korbannya jatuh, pelaku pun langsung melarikan diri.

Mendapatkan laporan tersebut, personil Polsek Banjarmasin Selatan langsung mendatangi TKP, setelah mendapatkan keterangan dari saksi yang melihat pada saat kejadian, personil Polsek Banjarmasin selatan pun melakukan pencarian dan pedekatan dengan pihak keluarga akhirnya pelaku menyerahkan diri.

Diwartakan sebelumnya, seorang pria mengalami luka parah, di duga akibat perkelahian di kawasan Lingkas Selatan, dekat SPBU kedua di jalan Gubernur Soebarjo, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Jumat (16/12) malam.

Diketahui, korban adalah Madi (35), warga setempat, diduga seorang pelangsir minyak di SPBU tersebut.

Menurut penuturan kakak korban, Ato (50), saat itu dirinya bersama adiknya sedang mengantri BBM di SPBU tersebut, sejak sekitar pukul 17.00 Wita.

Kemudian adiknya pergi ke depan, dengan maksud ingin mengecek antrian truk.

“Saya disuruh tetap jaga di dalam truk, karena ada hp dan juga barang-barng yang lain di dalam truk,” ujar Ato, di IGD RS Ulin.

Selang beberapa waktu, ada seorang sopir datang menghampirinya, dan memberi tahu kalau adiknya sedang terluka.