WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Keluarga almarhumah Ustazah Hasanah, korban pembunuhan di Sungai Ulin Banjarbaru, menyerahkan proses hukum kematian ustazah muda asal Martapura tersebut kepada pihak kepolisian.

Kasus kematian Hasanah sebelumnya sempat menyita perhatian publik setelah polisi mengungkap kasus pembunuhan di Sungai Ulin, Banjarbaru, tersebut.

Paman almarhumah, Muslihin mengatakan, pihak keluarga telah berkomunikasi dengan kepolisian terkait proses hukum yang berjalan.

Menurutnya, polisi memastikan akan menangani kasus tersebut secara maksimal.

“Katanya serahkan sama kepolisian. Pokoknya sebaik-baiknya kami menanganinya,” ujarnya menirukan penyampaian pihak kepolisian, Selasa (12/5/2026).

Ia mengatakan, keluarga juga akan diberi informasi terkait perkembangan proses hukum, termasuk jadwal persidangan.

“Kalau sidang nanti dikabari katanya,” tandasnya.

BACA JUGA: 13 Hari Dimakamkan, Makam Ustazah Hasanah Korban Pembunuhan di Sungai Ulin Banjarbaru Terus Didatangi Peziarah

BACA JUGA: Fakta-fakta Pembunuhan Guru Pesantren di Sungai Ulin Banjarbaru, Tas Hitam Dikira Banyak Uang

Muslihin mengaku keluarganya berencana hadir apabila persidangan digelar.

“Insya Allah hadir,” ungkapnya ringkas.

Di tengah proses hukum yang berjalan, Muslihin juga mengenang sosok almarhumah semasa hidup.

Menurutnya, Hasanah turut membantu keluarga dengan mengajar sekaligus menjaga toko.

Ia menyebut, almarhumah dikenal sebagai pribadi yang baik dan kerap membantu orang lain.

Inggih, rancak menolong urang,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu