WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Menjelang Pemilu tahun 2024, berbagai isu politik cukup merebak.
Tapi, sangat disayangkan masih ada oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan momentum pesta demokrasi dengan menyebarkan berita hoax berisi informasi yang mengandung isu-isu menggiring opini seolah-olah benar tetapi faktanya justru itu adalah berita bohong belaka alias hoax.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum, H Muhammad Yasar Lc, mengungkapkan pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan beberapa pihak yang terkait.
“Bentuk pencegahan bagi kita yaitu melakukan kerja sama dengan Kominfo kemudian Komisi Penyiaran, apabila misalnya ditemukan dan menurut Bawaslu sudah tidak sesuai dengan aturan maka bisa direkomendasikan kepada Kominfo untuk di takedown akun-akun tersebut,” ucapnya kepada Wartabanjar.com ketika disambangi ke kantor, Selasa (13/12/2022).
Ketua Bawaslu mengharapkan semuanya bisa bersama-sama dengan masyarakat mengawal dan manahan diri untuk tidak mengedepankan ujaran kebencian, hoax, maupun SARA.
“Kita tahu bahwa masing-masing masyarakat pasti punya pilihan masing-masing, tapi tetap bagaimana di ingat nantinya berkampanye dengan cara yang ramah dan santun,” harapnya.
Dengan merebaknya isu politik di media, Bawaslu sudah menyiapkan pengantisipasian untuk mencegah agar tidak terjadinya politik identitas yang rentan terjadi setiap jelang Pemilu.
“Pastinya tentu bagi kita melakukan koordinasi pada stakeholder, melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik dari KPU, Bawaslu sendiri dengan harapan masing-masing Partai Politik sama-sama berkomitmen jangan sampai ketika berkampanye ada politik identitas atau segala hal yang dilarang,” ucapnya.
Bawaslu sendiri menjelaskan bahwa sosialisasi saat ini sosialisasi sedang berjalan melalui program bernama Pengawasan Partisipatif supaya masyarakat diharapkan bisa sama-sama terlibat untuk mengawal Pemilu tahun 2024.
“Intinya kami berharap semua bisa berkomitmen dengan aturan, baik itu dari penyelenggara, peserta, kemudian calon legislatif, parpol, calon-calon presiden maupun semua tim untuk menjaga kondisi supaya tetap stabil dan kondusif,” jelasnya.
Sosialisasi yang dilakukan oleh Bawaslu menyasar pada kawan-kawan mahasiswa, tokoh-tokoh pemuda untuk dilibatkan supaya kedepannya Pemilu 2024 akan aman dan damai sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan.







