Teriakan suporter Ekuador pun pecah di tribun penonton, menyambut gol penyama kedudukan menjadi 1-1.
Baca juga: Skuad Barito Putera Sudah Terbang ke Jateng, Liga 1 Malah Ditunda
Namun sayang, gol penyama kedudukan ini tak bertahan lama, hanya selang 3 menit, suporter Ekuador terbungkam setelah Koulibaly berhasil menceploskan bola ke gawang Ekuador.
Hingga kedua 90+6, Ekuador terus menggencarkan serangan hingga beberapa kali mengancam gawang Senegal.
Namun hingga menjelang akhir pertandingan, Senegal mampu bertahan.
Kesedihan terlihat wajah pemain dan penotont saat waktu pertandingan tinggal beberapa detik.
Kesdihan itu pecah menjadi tangisan saat wasit meniup pluit panjang tanda pertandingan berakhir. (edj)
Editor: Erna Djedi







