WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Aksi penjambretan kembali terjadi, di Jalan Komplek Persada, Kelurahan Alalak Tengah, Kecamayan Banjarmasin Utara, Kamis (17/11) siang kemarin.

Kali ini, aksi tersebut menimpa seorang wanita yang sedang berkendara dengan anaknya, yang masih belum diketahui identitasnya

Akibatnya, korban mengalami kerugian uang senila 5,5 juta rupiah dan sebuah handphone, yang ada dalam tas yang dirampas oleh pelaku.

Selain itu, korban dan dua orang anaknya pun sampai terjatuh dari kendaraannya, ulah dari penjambret tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol Agus Sugianto melalui Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, Ipda Sudirno mengatakan, hingga saat ini masih belum ada laporan dari korban.

"Kita juga tidak tahu yang mana korbannya," ujar Sudirno, Jumat (18/11) siang.

"Kemarin sudah dicek ke TKP, tapi tidak ketemu sama korbannya," lanjutnya.

Selanjutnya, papar Kanit, pihaknya akan meningkatkan patroli secara preventif di daerah rawan terjadi tindak kejahatan.

"Secara represif akan kita tindak lanjuti dengan penyelidikan lebih lanjut, terkait kejadian tersebut," papar Kanit.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, baik kepada korban maupub saksi, agar bisa melaporkan setiap ada kejadian ke Polsek Banjarmasin Utara atau ke petugas Bhabinkamtibmas terdekat.

Sebelumnya, menurut keterangan warga yang ada disekitar lokasi kejadian, Liani mengatakan, jambret diduga dilakukan oleh dua orang menggunakan sepeda motor.

"Kalau untuk korban warga komplek sekitar sini, tetapi untuk rumahnya tidak tau pasti," ujarnya, Kamis (17/11/2022)

"Korban tadi terjatuh dari motor miliknya bersama dua anak kecil," lanjutnya.

Menurut Liani, sekitar jalan tersebut kondisinya gelap kalau malam, karena minimnya penerangan. Sehingga beberapa kali terjadi aksi percobaan penjambretan.

Liani juga membeberkan, kalau dirinya pernah mengalami kehilangan sepeda motor miliknya di kios tempat Ia berjualan.

"hilangnya setelah lebaran Idul Fitri," tuturnya.

Liani berharap, agar dilakukan patroli lebih intens, serta dilakukan pemasangan cctv di sekitar Jalan tersebut.

"Sehingga aksi kejahatan tidak terjadi lagi," pungkasnya. (qyu)