Pembangunan Jembatan Sulawesi 2 Diistirahatkan, Pasca Pekerja Tewas Tertimpa Grider

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Korban kecelakaan kerja meninggal dunia pada pembangunan jembatan Sulawesi 2 Banjarmasin, Kasim (50), warga Kota Baru, yang merupakan sebagai kepala regu pekerja, dalam proyek tersebut.

Pembangunan Jembatan Sulawesi II, di Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Minggu (23/10).

Kadis PUPR Kota Banjarmsin, Suri Sudarmadiyah mengatakan, terkait kejadian tersebut pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk tindak lanjutnya.

“Untuk bagaimana detailnya saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pihak penyedia, untuk mencari tahu bagaimana kronologi detailnya,” ujar Diyah, kepada awak media, Minggu (23/10) malam.

Dia juga mengatakan, info awalnya, saat proses lifting, girder nomor 2 dari segmen nomor 1 itu, mungkin terpeleset dan menimpa korban yang saat itu ada di bawahnya.

Terkait kelanjutan pengerjaan proyek pembangunan tersebut, pihaknya akan mengkoordinasikan terlebih dahulu, seperti apa kejadiannya yang lebih detail, dan bagaimana aturan dari pihak kepolisian.

“Kami dan pihak penyedia juga akan melakukan pelaporan resmi, terkait kejadian tersebut,” kata Kadis PUPR.

Ia juga mengungkapkan, kalau pihak dari Dinas PUPR Kota Banjarmasin juga sudah ada yang dipanggil oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

“Sudah ada yang dipanggil, yang pastinya bagian pengawas dari tim supervisi yang menjadi perwakilan PUPR,” ungkapnya.

Diyah menjelaskan, demi mempercepat proses pengerjaan pembangunan jembatan tersebut, agar bisa rampung pada bulan Desember mendatang.

Oleh sebab itu, penambahan jam kerja atau lembur pun diberlakukan, dikarenakan bahan bangunan pun sudah lengkap semuanya.

“Karena memang harus melakukan percepatan, jadi mungkin ada juga yang bekerja malam, dan Sabtu Minggu juga bisa dilembur,” jelas Diyah.

Enginer PT Hasrat Jaya Utama (HJU), Ahmad Wahyudi memaparkan, awal mula kejadian tersebut diperkirakan karena kondisi lokasi yang pada saat itu sedang licin, karena huja pada siang harinya.