Cek! Rekayasa Lalu Lintas dari Banjarbaru Arah Hulu Sungai Selama MTQ Nasional XXIX Tahun 2022 Kalsel
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Beberapa titik lokasi diperkirakan akan terjadi konsentrasi massa dan kendaraan selama gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXIX tahun 2022 di Kalimantan Selatan.
Akibatnya, sejumlah ruas jalan terpaksa dilakukan rekayasa untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaran yang melinytas alias macet.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan akan mengalihkan sejumlah arus lalu lintas selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXIX tyahun 2022 Kalsel.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Hermansyah, mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi pada 26 September lalu, pengalihan arus lalu lintas menyasar kawasan Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura dan Masjid Al Karomah.
“Karena di dua lokasi tersebut akan dilaksanakan beberapa event MTQ,” kata Hermansyah, Senin (10/10/2022).
Menurutnya, 11 Oktober nanti akan dilaksanakan Pawai Ta’aruf dengan Rute Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura menuju bundaran simpang empat Banjarbaru dan kembali Kantor Bupati Banjar, tepat berseberangan taman CBS.
Kemudian pada 13 hingga 17 Oktober ada Tilawah Dewasa dan Qiraat Sabah Mujjaawad di Masjid Al Karomah.
“Serta, pameran dan bazar di alun-alun Ratu Zaleha, dari pukul 08.00 sampai 24.00 wita,” ujarnya.
Untuk itu, ia meminta selama kegiatan MTQ Nasional, kendaraan dengan sumbu 2 dari arah Banjarbaru ke Hulu Sungai dan sebaliknya, akan dialihkan melalui jalur alternatif Matamaran – Sungai Ulin.
Termasuk dalam kendaraan sumbu 2, truk dengan kapasitas muatan 10 – 14 ton.
Sedangkan untuk kendaraan sumbu 3 dan lebih, tidak diperbolehkan melintas pada waktu pelaksanaan kegiatan tersebut.
Termasuk dalam kendaraan sumbu 3 truk beroda 8 dan 10 dengan kapasitas muatan 19 – 24 ton.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Ahmad Solhan menjamin kondisi semua jalan alternatif sudah disiapkan.
“Termasuk Mataraman-Sungai Ulin sudah bisa dilewati. Meski ada sekitar satu kilometer yang belum diaspal,” ujarnya.
Hanya saja, ada satu persimpangan yang perlu diawasi.
“Karena, kabarnya di simpang empat itu sering ada kecelakaan di sana. Jadi kami harap Dishub bersama Polantas bersiaga di sana,” katanya.