Pada kesempatan itu, Kamaruddin juga menyebut peristiwa MTQ adalah sejarah yang fenomenal dan hanya di indonesia dilakukan secara masif. Mulai MTQ tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga MTQ nasional.
Dalam rakorda itu juga disampaikan laporan oleh Kepala Biro Kesra Ahmad Solhan yang menyebut progres persiapan terus dilakukan. Termasuk fasilotas venue yang akan benar-benar siap setidaknya H-3 atau pada 8-9 Oktober 2022.
Sementara itu, juga disampaikan paparan oleh EO MTQ terhadap berbagai persiapan venue.
Kesiapan venue saat ini dalam pengerjaan dan untuk beberapa titik diperkirakan selesai pada tanggal 8 Oktober. Pun begitu, ada juga yang diperkirakan akan selesai pada 9 Oktober 2022.
Mendengar itu, Sekdaprov Roy Rizali Anwar yang memimpin rapat meminta kepada EO agar benar-benar memperhatikan ketepatan waktu serta hasil yang baik sesuai yang diharapkan.
“Kita berharap, venue benar-benar siap sesuai yang direncanakan untuk kelancaran pelaksanaan MTQ,” kata Roy.
Dalam rakorda itu juga dibahas masalah keamanan yang menghadirkan pihak Polda Kalsel dan Korem 101/Antasari dan berbagai persiapan lainnya.
Diketahui, sesuai rencana pembukaan MTQ akan dilakukanoleh Presiden RI Ir Joko Widodo di panggung utama Kiram Park, Kabupaten Banjar pada 12 Oktober 2022.
Adapun lokasi lomba dibagi dalam 13 titik (venue). Venue utama di Kiram Park, selanjutnya ada di Masjid Agung Al-Karomah Martapura Kabupaten Banjar, Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan Kabupaten Banjar, Masjid Nurul Iman Kota Banjarbaru, aula serba guna Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.
Terdapat juga di Masjid Jami Banjarmasin, perkantoran Pemprov Kalsel di Kota Banjarbaru, Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Institut Agama Islam Martapura Kabupaten Banjar, dan Madrasah Tahfiz Darussalam Martapura Kabupaten Banjar. (aqu/adpim)
Editor Restu







