Krisis gas yang terjadi di negara ini benar-benar membuat warganya menderita.
Biaya hidup dan tagihan listrik membengkak membuat banyak warga kalang kabut mencari uang untuk membayar kebutuhan hidup yang makin meroket.
Sejumlah warga Inggris bahkan rela tak makan agar uang yang mereka miliki bisa digunakan untuk membayar tagihan listrik.
Warga lainnya justru menjual barang-barang pribadi untuk menutup kebutuhan hidup yang makin melambung.
Bukan cuma itu, hal ekstrim lain yang dilakukan warga Inggris adalah alih profesi menjadi pekerja seks komersial atau PSK.
Hal ini diungkap oleh Juru bicara organisasi English Collective of Prostitutes, Niki Adams.
Dikutip dari situs resmi lembaga itu, Adams menyebut bahwa harga biaya hidup kini memaksa perempuan Inggris melakukan pekerjaan seks dengan berbagai cara, entah di jalan ataupun secara virtual.
“Apa yang kami lihat saat ini adalah orang-orang bekerja di sana karena putus asa.”
Krisis di sejumlah negara Eropa kian parah imbas perang Rusia-Ukraina yang tak kunjung usai.
Rusia juga telah membatasi ekspor gas alam cair mereka ke negara-negara di Eropa.
Kondisi ini membuat pemerintah di zona Eropa menghabiskan miliaran euro untuk melindungi bisnis dan konsumen dari lonjakan tagihan.
Dikutip dari The Evening Standard, berdasarkan estimasi Institut Ekonomi dan Penelitian Sosial Nasional, sebanyak 1,5 juta rumah tangga Inggris bakal kesulitan membeli makanan dan membayar tagihan energi kala krisis biaya hidup ini terjadi. (berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal






