WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison secara resmi mengumumkan mem-PHK lebih dari 300 karyawannya pada Jumat (23/9/2022).
Atas PHK itu, perusahaan memberikan pesangon yang cukup besar bagi karyawan.
Nilai pesangon yang ditawarkan rata-rata 37 kali hingga 75 kali upah.
“Betul, ada lebih dari 300 karyawan yang terkena PHK,” ujar SVP Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Steve Saerang.
“Karyawan menerima rata-rata Rp1 miliar dan yang paling tinggi menerima Rp4,3 miliar,” lanjut Steve, Minggu (25/9/2022).
Sebelumnya, manajemen emiten berkode ISAT ini menyebutkan telah berkomunikasi secara langsung dan transparan dengan semua karyawannya.
Perusahaan mengklaim seluruh karyawan terimbas telah memahami perlunya peningkatan kelincahan dan pertumbuhan lebih cepat sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pasar saat ini.
Director & Chief of Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison Irsyad Sahroni mengatakan inisiatif yang disebut rightsizing ini didasarkan pada strategi bisnis ke depan dan pertimbangan yang komprehensif, yang diharapkan dapat jadi langkah strategis yang membawa IOH jadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia.
“Inisiatif rightsizing berjalan lancar sesuai rencana dan telah diterima dengan baik oleh sebagian besar karyawan yang terkena dampak. Prosesnya sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang ada dan telah dilakukan dengan pertimbangan matang, yang dilakukan secara objektif dan fair,” ujar Irsyad, Jumat (23/9/2022).







