Saat kejadian, suasana sedang sepi sehingga suara pesawatnya terdengar jelas.
Ia memaparkan, di ruang wilayah udara Kalsel terdapat jalur udara (airway) yang kerap kali dilintasi berbagai jenis pesawat baik dalam maupun luar negeri.
“Kalau dilihat dari FlightRadar 24 itu, (pesawat Antonov) terbang dari Port Moresby, Papua Nugini, menuju Kuala Lumpur, Malaysia,” sambungnya.
Pesawat hasil rancang bangun pabrikan Antonov di era Uni Soviet ini diketahui terbang dengan ketinggian 28.000 kaki atau 8,5 kilometer di atas permukaan laut.
Ketinggian ini merupakan normal dalam operasional pesawat.
Pesawat Antonov An-12 memang cukup jarang melintas ruang udara Kalsel.
Dia mengatakan tampaknya tipe pesawat ini mungkin baru satu kali lewat di langit Kalsel. (berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal







