Selain itu, penyakit cacar monyet merupakan emerging zoonosis yang disebabkan virus cacar monyet yang endemis di Afrika Tengah dan Afrika Barat. Penyakit ini dapat bersifat ringan dengan gejala yang berlangsung dua hingga empat minggu, namun bisa berkembang menjadi berat hingga kematian, yaitu tingkat kematian dari tiga hingga enam persen.
Maka dari itu, Izaak berpesan kepada masyarat agar tetap terus menerapkan prokes dan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kita.
“Tidak mengonsumsi hewan liar yang tidak dimasak dengan baik atau tidak matang. Menghindari kontak secara langsung dengan peralatan ataupun kandang hewan yang dicurigai sakit, Mencuci tangan dengan rutin, terutama sebelum makan, sebelum dan sesudah merawat luka, dan sebelum menyentuh wajah,” harapnya.(aqu/mc)
Editor Restu







