WARTABANJAR.COM, BANDUNG - Diduga gara-gara memarkir mobil di depan tokonya, Aseng tega menikam berkali-kali seorang pria pensiunan TNI hingga tewas.

Pria malang tersebut bernama Mubin.

Informasi ini dibagikan anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta, Ahmad Sahroni.

Melalui akun resminya, @ahmadsahroni88 menyebutkan ia mendapat informasi dari Letjen Purn Yayat Sudrajat bawah Letkol Inf Purn H Muhammad Mubin ( Akmil ‘82, terakhir Dandim Tarakan, pensiun dini, kerja di Pertamina dan sdh pensiun di Pertamina) telah dibunuh oleh Aseng Pemilik toko di Lembang 16 Agustus sekitar pukul 08.15.

Ahmad Sahroni menulis, M Mubin sekarang bekerja sebagai sopir di perusahaan beubel.

Pagi itu mengantar anak bosnya sekolah TK.

Kemudian parkir sebentar di depan toko Aseng tersebut, karena akan menyebrangkan anak bosnya ke TK yang terletak di seberang jalan.

Aseng marah karena parkir di depan tokonya dan menusuk M Mubin yang berada di dalam mobil, kemudian Ltk M Mubin menjalankan mobil utk minta pertolongan, krn darah banyak yg keluar akhirnya dia meninggal dunia.

Ahmadc Sahroni juga mengungkap adanya upaya-upaya untuk merekayasa kejadian dengan meminta damai kepada keluarga korban.

"Ada upaya2 Polsek setempat unt merekayasa kejadian dg meminta damai kpd kel.Alm. dg alasan bhw Pelaku adlh orang kuat dan kenal dekat dg Polda jabar, Laporan yg dibuat sangat menyudutkan Alm.(laporan sepihak dari saksi2 karyawan Aseng). Salah satu saksi yg kebetulan yg menyelamatkan anak Bos dari Ltk M Mubin membantah kesaksian2 karyawan Aseng tsb," tulis Ahmad Sahroni.

Dia juga mengungkapkan, Letjen Yayat mengharapkan dukungan kita semua agar Polisi transparan dalam pengusutan kasus tersebut.

Masih dalam unggahannya, Ahmad Sahroni mengungkapkan, kejadian ini telah ia sampaikan ke Polda Jawa Barat dan Kapolda menegaskan tidak ada rekayasa dan segera menindak tegas sesuai aturan yang berlaku. (edj)

Editor: Erna Djedi