WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Bupati Banjar H Saidi Mansyur melantik dan mengambil sumpah jabatan 148 pejabat administratif dan pengawas di lingkup Pemkab Banjar, di Aula Sultan Sulaiman BKPSDM Banjar, Jumat (12/8/2022) sore.

Sebanyak 148 pejabat yang dilantik, eselon III sebanyak 47 pejabat pengawas dan eselon IV sebanyak 101 pejabat administratif.

Bupati Banjar mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan sampaikan harapannya, agar pejabat yang baru dilantik bisa bekerja dengan ikhlas dan profesional dimanapun yang bersangkutan ditempatkan.

”Kami kepala daerah menginginkan tenaga ASN yang berkompeten untuk mewujudkan visi misi pemerintah daerah,” harap dia.

Sementara itu Plt Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banjar Riza Dauly menjelaskan, untuk pelantikan yang digelar ini, pihaknya sudah melakukan beberapa kali rapat dengan tim penilai kinerja, dan hasilnya terdapat 148 ASN yang dilakukan mutasi dan promosi.

Riza Dauly juga memastikan untuk kekosongan jabatan di SKPD semua sudah terisi.

”Yang kosong di SKPD sudah terisi semua, karena bagaimanapun ini merupakan kebutuhan organisasi, agar tetap jalan sesuai target visi isi yang ditetapkan di SKPD tersebut,” ujar dia.

Kegiatan pelantikan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyie, Sekda Banjar HM Hilman. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H Masruri, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah, Kepala DKISP Banjar HM Aidil Basith dan beberapa kepala SKPD Banjar lainnya.

Di antara pejabat itu, terdapat Agus Hidayat, yang sebelumnya menjabat Camat Mataraman.

Sementara itu, pengganti jabatan Camat Mataraman Dedi Kurniadi, mewakili penandatangan SK dan komitmen jabatan, di hadapan Bupati Banjar bersama para saksi.

Pencopotan pejabat bersangkutan diduga sebagai imbas hebohnya acara penutupan MTQ Kabupaten Banjar di kecamatan Mataraman, beberapa waktu silam. Saat penutupan, sempat tersebar video hiburan musik menghenta, hingga menuai banyak kritik.

Namun, saat disinggung terkait hal tersebut Bupati Banjar Saidi Mansyur menjelaskan mutasi jabatan dikarenakan perlu penyegaran, agar para pejabat bisa bekerja sesuai jabatan, untuk memaksimalkan program kerja, membangun Kabupaten Banjar.