Ketakutan Ferdy Sambo jika Brigadir J akan membocorkan rahasia tersebut, akun itu juga menuliskan bahwa Bharada E hanya membantu mengikat Brigadir J diatas kursi.
“Setelah beberapa siksaan, akhirnya pak Sambo menembak Brigadir J. Dan akibatnya, pak Sambo panik sehingga menyuruh beberapa anggota petugas forensik untuk membersihkan area tersebut. Petugas forensik datang dengan menyamar sebagai petugas PCR. Namun saya tetap takut karena pak Sambo memiliki pengaruh besar dalam Polri. Bahkan dia bekerja sama dengan pak Sigit.”
Sayang, video tersebut tiba-tiba menghilang. Akun dengan 3000 lebih pengikut itu pun mengaku videonya dilaporkan banyak akun ke tiktok hingga menghilang.
Kebenaran dari akun tersebut juga tidak diketahui. Apakah akun tersebut asli atau bukan. Sebab saat ini Bharada E berstatuskan tersangka.(aqu)
Editor Restu







