Dia bersyukur kini semua kendala itu satu per satu telah teratasi.
Seiring berjalannya waktu, kerja keras itu membuahkan hasil, peluang usaha dan lapangan kerja baru tercipta, ekonomi pun bangkit.
“Kesadaran akan protokol kesehatan pun meningkat,” sebutnya, dikutip dari unggahannya di media sosialnya, Senin (8/8/2022).
Kini, berkat semua kerja keras itu, peringkat pariwisata Indonesia pun meningkat tajam menjadi rangking 32 dunia dan 10 besar di Asia-Pacific, mengalahkan Malaysia dan negera-negara lainnya.
“Kita naik 12 poin, melampaui Malaysia, Vietnam dan Thailand. Kini tantangannya adalah bagaimana kita bisa mengawal kebangkitan ini dan pada 2024 nanti bisa tercipta 4,4 juta lapangan kerja baru,” pungkasnya.
(brs)
Editor: Yayu Fathilal







