WARTABANJAR.COM, BARABAI – Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melakukan uji sampel sekaligus monitoring distribusi BBM subsidi di tiga SPBU, yakni SPBU Gambah, SPBU Sungai Rangas, dan SPBU Kapuh, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Polres HST dan Dinas Perhubungan HST guna memastikan distribusi serta pelayanan BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan.

Kepala Dinas Perdagangan HST, Irfan Sunarko mengatakan monitoring dilakukan terhadap distribusi Bio Solar dan Pertalite, mulai dari volume pengisian, harga jual, hingga kesesuaian penggunaan barcode kendaraan.

Baca Juga Sembunyikan Sabu dalam Wadah Permen, Polsek Jorong Amankan Puluhan Paket Narkoba

“Monitoring dan uji sampel berjalan lancar di tiga SPBU. Untuk Bio Solar di Sungai Rangas, pengisian masih terpantau sesuai barcode dengan rata-rata maksimal 80 liter,” ujarnya.

Dari hasil pengambilan sampel di tiga SPBU tersebut, rata-rata pengisian Pertalite kendaraan roda empat masih sesuai ketentuan barcode, yakni sekitar 30 liter per kendaraan.

“Di SPBU Gambah, dari sekitar 19 sampel kendaraan roda empat, rata-rata pengisian Pertalite masih sekitar 30 liter. Di Sungai Rangas juga hampir sama, dari sekitar 25 sampel pengisian rata-rata masih 30 liter dan harga jualnya sesuai ketentuan,” jelasnya.

Menurut Irfan, hasil pemantauan di SPBU Kapuh juga menunjukkan pengisian Pertalite untuk kendaraan roda empat masih berada di kisaran rata-rata 30 liter per kendaraan.

Selain memantau distribusi BBM subsidi, monitoring juga menyoroti penjualan BBM untuk alat pertanian maupun alat berat.

Menurut hasil koordinasi dengan pihak SPBU, BBM subsidi untuk kebutuhan alat pertanian atau mesin tertentu hanya dapat dilayani apabila pemohon memiliki surat resmi dari dinas terkait dan telah terkoordinasi dengan Pertamina.

“Kalau BBM subsidi untuk alat pertanian atau mesin itu harus ada surat resmi dan koordinasi dengan Pertamina,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil koordinasi di lapangan, pihak SPBU Sungai Rangas mengaku tidak melayani penjualan BBM subsidi untuk kebutuhan alat berat maupun kontraktor. Namun, untuk BBM nonsubsidi seperti Pertamina Dex masih dapat dilayani sesuai kebutuhan.