Festival Layang-Layang di Lapangan 5 Desember Batola Diramaikan 228 Peserta

Oleh karena itu, festival layang-layang ini, sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan bakat, kreasi dan potensi generasi muda, serta untuk mengembangkan kecintaan dan sekaligus apresiasi bagi mereka yang menyukai layang-layang.

Sementara itu, Komisi Olahraga Tradisional dan Kebudayaan Kormi Kalsel, Agus Pebrianto menambahkan festival layang-layang ini menjadi kebangkitan olahraga masyarakat agar tidak tergerus oleh kemajuan teknologi.

“Apalagi atlet layang-layang di Kabupaten Batola merupakan permainan andalan pada even kejuaraan nasional maupun internasional,” kata Agus.

Ia berharap dengan adanya festival layang-layang ini, masyarakat semakin banyak berpartisipasi membudayakan permainan tersebut. 

“Melalui festival ini olahraga layang-layang agar terus berkembang,” pungkasnya. 

Kegiatan festival ini diikuti Pelayang di 13 Kabupaten/Kota sebanyak 228 orang dengan total hadiah puluhan juta. Kegiatan juga dirangkai dengan berbagai permainan tradisional seperti balogo, ketapel dan sumpit. (aqu/mc)

Editor Restu