Tradisi Baru, Kiswah Diganti Bertepatan Tahun Baru Hijriyah

Pabrik melakukan penenunan, penjahitan dan pencetakan dengan tangan dan mesin menggunakan 47 lembar kain dan benang.

Mesin jahit komputerisasi terbesar di dunia, dengan panjang 16 meter, melakukan proses tersebut.

Kain dijahit menjadi lima bagian yang berbeda dan dipasang pada alasnya dengan cincin tembaga.

Sekitar 670 kilogram sutra mentah diwarnai hitam di kompleks itu.

Kiswah dihiasi dengan versi Alquran yang disulam ke kain dengan 120 kilogram benang emas 21 karat dan 100 kilogram benang perak.

Biaya pembuatan Kiswa seberat 850 kilogram baru diperkirakan menelan biaya SR25 juta, atau lebih dari $6,5 juta, menjadikannya penutup paling mahal di dunia. (edj/anc)

Editor: Erna Djedi