WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Mobil Avanza yang terjun ke Sungai Kelua di kawasan Desa Pugaan, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, telah berhasil dievakuasi.

Saat ini mobil maut tersebut, telah diamankan di kantor kepolisian setempat.

Bodi mobil terlihat masih utuh. Hanya bagi depan tampak rusak parah, terutama bagian roda.

Proses evakuasi mobil dan satu orang korban yang terjebak di dalam kabin mobil, berlangsung dramatis.

Sejumlah video amatir banyak beredar di media sosial merekam saat para relawan mengevakuasi mobil yang terjebak di dasar sungai dalam waktu berjam-jam.

Kronologi penemuan mobil, diawali saat sejumlah penyelam mendeteksi adanya benda padat semacam besi berada di dasar sungai.

Setelah dipastikan benda tersebut diduga kuat mobil yang tercebur, para penyelam kemudian membawa tambang berukuran besar untuk mengikat mobil.

Setelah para penyelam berhasil mengikat mobil, ratusan relawan dan warga bersama-sama menarik tambang untuk mengeluarkan mobil dari dasar sungai.

Mobil pun berhasil ditarik ke pinggir sungai.

Setelah mobil berada di bibir sungai, tim relawan gabungan langsung mengevakuasi korban yang berada di dalam kabin mobil.

Korban diambil para relawan dari dalam mobil melalui kaca mobil bagian penumpang belakang. Korban kemudian dimasukan ke dalam kantong jenazah.

Diberitakan sebelumnya, mobil travel yang tercebur dan tenggelam di Desa Pugaan, Kelua telah berhasil ditemukan, Jumat (15/7/2022) sore.

Beredar video detik-detik penarikan mobil warna abu-abu tersebut ke darat oleh tim relawan gabungan setempat.

Satu korban yaitu Indah Purnama Sari (26) yang terjebak di dalam mobil dan ikut tenggelam bersama mobil itu telah dievakuasi dan dinyatakan meninggal dunia.

“Korban sudah dievakuasi, sudah dibuat dalam kantong mayat,” ujar seorang pria dalam video.

Korban diketahui merupakan warga Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah bernama Indah Purnama Sari.

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kelua menggunakan unit Pusdas Jaya.

Sementara keluarga korban juga menyusul ke Puskesmas Kelua menggunakan unit Mandastana dan unit pribadi. (ehn/dyn)

Editor: Erna Djedi